Hukum

Kamis, 13 Juni 2019 - 11:54 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Sempat Merampok Rumah Warga dalam Kondisi Telanjang, Pria Ini Malah Tewas

Perampok masuk rumah dengan kondisi tanpa busana

riaulebihbaik.com – Seorang pria bernama Kasmirus Solo (27) warga Dusun 3, Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa di Kabupaten Nagekeo tewas usai merampok rumah seorang warga. Seorang warga yang menjadi korban perampokan tersebut adalah Ferdinandus Wawo (38) di Kompleks Rowokoli, Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, pada hari Selasa tanggal 11 Juni 2019 dini hari sekitar pukul 03.00 Wita. Istri korban bernama Priska yang saat itu melihat Kasmirus masuk ke dalam rumahnya dalam kondisi telanjang. Saat kejadian Priska dan suaminya sedang tertidur pulas, namun kemudian Priska terbangun karena ada suara seseorang yang memasuki rumahnya.

Pelaku membawa parang

Dilansir dari Tribunnews, menurut keterangan Kapolsek Aesesa, AKP Ahmad, SH peristiwa perampokan tersebut terjadi di rumah Ferdinandus Wawo (38) di Rowokoli, sekitar pukul 03.00 Wita. Saat itu Ferdinandus sedang tidur bersama istrinya Priska Pelu. Kemudian Priska mendengar ada seseorang yang membuka pintu rumahnya dengan paksa. Saat ia terbangun ia mendapati Kasmirus Solo (27) menyelinap ke dalam rumahnya dan membawa sebilah parang. Ia juga diketahui dalam keadaan telanjang saat menyelinap ke dalam rumah Fernandus.

Sempat bertengkar dengan Ferdinandus

Saat melihat Kasmirus memasuki rumah tersebut, Ferdinandus pun langsung berusaha menahan Kasmirus dengan memegang tangan kirinya yang saat itu masih membawa parang. Karena Kasmirus sempat gagal menyerang Ferdinandus, kemudian ia berusaha menyerangnya lagi dengan mengambil pisau yang berada di dinding rumah dan menusukkan pisau tersebut ke dinding Kasmirus. Ferdinandus pun mengalami luka tusuk di bagian punggung kiri da kanannya. Karena sudah terluka, ia pun kemudian langsung melarikan diri menuju halaman rumah bersama dengan istri dan anaknya.

Pelaku tewas di Puskesmas

Mendengar teriakan korban, warga pun kemudian datang dan mencoba menangkap Kasmirus. Walau sempat memberontak Kasmirus bisa diamankan warga dengan cara diikat mengunakan tali nilon. Kemudian Priska dari Ferdinandus melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Aesesa. Polisi kemudian membawa pelaku ke Puskesmas Danga untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nahas, sesampainya di puskesmas nyawanya sudah tidak bisa diselamatkan lagi. Setelah diselidiki ternyata pelaku perampokan tersebut mengalami gangguan kejiwaan selama 4 bulan.

Artikel ini telah dibaca 158 kali

Baca Lainnya