Pemilu 2019 Travel

Jumat, 7 Juni 2019 - 19:44 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Kapal Pemudik Kandas di Dekat Pelabuhan Bakauheni Karena Terseret Arus

Kapal pemudik dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni, Lampung, kandas di sekitar perairan Pulau Rimau Balak.

riaulebihbaik.com, Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Persada (MP) II kandas sekitar pukul 04.00 WIB pagi tadi, saat mengangkut pemudik di arus balik.

“Keseret arus gitu, malam kan hujan juga memang. Kebawa arus, keluar alur,” kata Saifulahil Maslul Harahap, Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, melalui sambungan selulernya, Jumat (07/06/2019).

Kapal bermuatan penumpang dan kendaraan yang menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatera itu kandas saat akan bersandar di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

“Sudah mau masuk alur Bakauheni. Masih di pintu Bakauheni lah,” terangnya.

Kapalnya sendiri masih berada di perairan Pulau Rimau Balak. Sedangkan penumpangnya telah dievakuasi oleh Basarnas Lampung menggunakan kapal KN Basudewa.

“(Penumpang) Saya kurang tahu juga, karena yang evakuasi Basarnas, dibawa ke mana juga belum tahu. Dievakuasi pakai kapal Basarnas. Kapal masih di Rimau Balak. Kalau untuk (evakuai kapal) kewenangan KSOP Bakauheni,” jelasnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Operasional Basarnas Banten Yulius Cahyono mengatakan seluruh penumpang sudah dievakuasi dengan selamat.

“Iya, ini masih berlangsung (evakuasi). Sudah tiga kali (angkut). Di evakuasi pakai kapal KN Basudewa. Penumpang dibawa ke Dermaga 1 Bakauheni,” kata Yulius.

Yulius bersama tim Basarnas Lampung, masih berada di atas KMP MP II, di perairan Pulau Rimau Balak, Selat Sunda.

“Saya kurang tahu (kejadiannya), Saya dapat laporan sekitar jam 05.00 WIB atau pukul 05.30 WIB. Pukul 06.00 WIB baru bergerak (ke lokasi kapal kandas), karena kondisi air dan arus, kedalaman air sangat dangkal,” terangnya.

Penumpang di evakuasi ke Dermaga 1 Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Sedangkan kendaraan pemudik, masih dibiarkan di dalam kapal, sembari menunggu proses evakuasi kapal KMP MP II menggunakan tugboath.

“Sampai sekarang sudah tiga kompi (proses evakuasi penumpang). Ada 500 lebih penumpang, penumpang selamat semua,” jelasnya.

Kontributor : Yandhi Deslatama

Artikel ini telah dibaca 122 kali

Baca Lainnya