Pemerintahan

Selasa, 4 Juni 2019 - 20:42 WIB

3 bulan yang lalu

logo

HM Wardan, Sosok Bupati Inhil 2 Periode Yang Minim Publikasi, Namun Banyak Torehan Prestasi

Capaian prestasi HM Wardan selama memimpin Kabupaten Indragiri Hilir, Riau sampai periode kedua ini yang paling menonjol adalah pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

riaulebihbaik.com, Tembilahan – Prestasi dan penghargaan yang ia terima diantaranya :

  1. Anugerah investmen award kategori sistem informasi pada akhir tahun 2013.
  2. Anugerah PWI Riau Award pada peringatan HPN tahun 2014 yang diserahkan langsung oleh ketua PWI Pusat.
  3. Penghargaan sebagai salah satu kabupaten yang sudah mendapat nilai CC oleh Kemenpan dan RB atas laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (lakip) tahun 2014.
  4. Penghargaan Jamkesda award kategori partisipasi pemerintah daerah (pemda) dalam mengintegrasikan jamkesda ke BPJS.
  5. Penghargaan komisi penanggulangan AIDS terbaik tahun 2015 se-Indonesia wilayah sumatera.
  6. Penghargaan dari Perempuan Riau Bangkit Foundation (PRBF) sebagai pemerintah dan kota berwawasan gender.
  7. Penghargaan Pro Otonomi Award untuk kategori pembangunan perkebunan kelapa rakyat
  8. Penghargaan program kemitraan peningkatan mutu pendidikan madrasah, kerjasama Indonesia dan Australia.
  9. Penghargaan atas penyelamatan hutan mangrove
  10. Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (k3) dari Menteri Tenaga Kerja RI, pada tanggal 18 mei 2016 lalu di Jakarta.

Melihat banyaknya penghargaan atas prestasi yang sudah diraih, HM. Wardan mengucapkan terima kasih kepada segenap perangkat Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir.

“Dalam raihan prestasi ini, saya ucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada segenap perangkat pemerintahan dan masyarakat. Dan juga dengan prestasi tersebut mencerminkan pembangunan telah dilaksanakan secara bersama-sama dan bersungguh-sungguh,” ungkapnya.

“Melihat kembali terhadap penghargaan yang telah diterima, Kabupaten Inhil membuktikan atau menunjukkan diri bisa berdiri sejajar dengan daerah lain dalam pelaksanaan pembangunan,” tambah mantan Kadis Pendidikan Provinsi Riau.

Dibalik keberhasilan yang sudah raih, HM. Wardan tidak mau terlena apalagi jemawa, karena ia mengingat kedepan masih ada tantangan yang harus dihadapinya.

“Tetap diperlukan langkah antisipasi untuk menjaga kondusifitas kehidupan, agar tidak terkontaminasi krisis yang saat ini sedang menghadang di depan mata, yakni krisis jatidiri, krisis ideologi, krisis karakter dan krisis kepercayaan yang dapat memporak-porandakan persatuan dan kesatuan,” tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 70 kali

Baca Lainnya