Lebaran 2019 News Video

Kamis, 30 Mei 2019 - 12:37 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Titik Titik Macet Jalur Mudik Riau-Sumbar Menjelang Idul Fitri 2019

Jalur mudik dari Riau ke Sumbar, adalah salah salah satu jalur mudik terpadat di Pulau Sumatera. Polisi pun memetakan sejumlah titik rawan macet dan rawan longsor di jalur tersebut.

riaulebihbaik.com – “Kawasan rawat macet itu mulai dari perbatasan Kampar dengan Pekanbaru, sampai Kampar ke perbatasan Sumbar,” kata Kasatlantas Polres Kampar, AKP Fauzi kepada wartawan, Rabu (29/5/2019). Selanjutnya ada titik macet karena melintasi kawasan pasar. Ada juga kemacetan yang diakibatkan oleh perbaikan jalan.

“Untuk perbatasan Pekanbaru rawan macet di KM 16 Kecamatan Tambang. Ini karena semenisasi jalan di kawasan tersebut belum rampung sehingga berpotensi kemacetan,” kata Fauzi.

Titik rawan macet selanjutnya berada di Pasar Danau Bingkuang di Kecamatan Tambang. Ini disebabkan para pedagang yang kadang berjualan di pinggir jalan. Kondisi yang sama juga terjadi di Kecamatan Kampar.

“Ada lagi Pasar Air Tiris di Kecamatan Kampar yang pasarnya buka seyiap Sabtu. Di lokasi ini juga sering terjadi macet,” katanya.

Kondisi rawan kemacetan juga akan terjadi di KM 68 Desa Kuok Kampar. Di sana ada pembangunan jembatan yang belum rampung sehingga kendaraan yang melintasi jembatan darurat.

Untuk wilayah yang rawan longsor, kata Fauzi, sering terjadi di KM 78,79 dan 80 di Desa Merangin Kecamatan Kuok. Ada lagi di KM 87, 108 dan 109 di Kecamatan XIII Koto Kampar.

“Di lokasi rawan longsor ini terutama jika hari turun hujan,” kata Fauzi.

Polres Kampar saat ini telah membangun posko arus mudik. Ada 3 pos pengamanan di perbatasan dengan Pekanbaru, di Kota Bangkinang dan Kelok Indah perbatasan Sumbar.

Di Sumatera Barat terdapat 13 titik lokasi macet saat Idul Fitri

Ke-13 titik tersebut adalah perlintasan kereta api Kasang, SPBU Palapa, rumah makan Lamun Ombak, perlintasan rel kereta api Batang Anai, Pasar Lubuk Alung, Pasar Sicincin, jembatan darurat Kayu Tanam, Sate Mak Syukur, simpang objek wisata Mifan Kota Padang Panjang, rumah makan Aia Badarun, Pasar Koto Baru dan Simpang Padang Lua Bukittinggi.

“Ini merupakan jalur utama yang dilalui kendaraan dari Padang menuju Pekanbaru dan Medan. Kita terus mempertebal petugas di lokasi tersebut untuk melancarkan arus lalu lintas,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol Nurhandono, seperti yang dilansir Kantor Berita Antara, pada hari Selasa, 28 Mei 2019.

 

Untuk Pasar Koto Baru sendiri ada langkah khusus yang diambil karena lokasi ini rawan kemacetan, akibat aktivitas pasar sehingga pihaknya akan memberikan barikade di jalur tersebut baik di jalan maupun bahu jalan.

Ia juga menghimbau para pengemudi yang berkendara selalu dalam keadaan fit. Jika lelah hendaknya beristirahat di lokasi yang telah disiapkan.

Artikel ini telah dibaca 169 kali

Baca Lainnya