Entertainment

Minggu, 19 Mei 2019 - 21:14 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Mengenang HIM Damsyik, Tokoh Datuk Maringgih Dalam Film Kasih Tak Sampai

Untuk mendapatkan Siti Nurbaya, Datuk Maringgih cukup memberikan hutang yang banyak pada Ayah Siti Nurbaya.

riaulebihbaik.com, Pekanbaru – Tentunya diantara kita masih banyak yang ingat dengan tragedi percintaan di film lawas Siti Nurbaya. Kepergian HIM Damsyik diusia 82 tahun pada hari Jumat, tanggal 3 Februari 2012 yang lalu, tentunya membuat masyarakat Indonesia sangat kehilangan. HIM Damsyik adalah tokoh antagonis di miniseri Siti Nurbaya, Kasih Tak Sampai.

Film Siti Nurbaya diambil dari novel Siti Nurbaya, Kasih Tak Sampai, karya Marah Rusli tahun 1992. Siti Nurbaya mengisahkan tentang tragisnya cinta Siti Nurbaya dan Samsul Bahri yang tak bisa bersatu.

Keduanya saling mencintai, namun Samsul Bahri harus pergi ke Batavia untuk menempuh pendidikan.

Sementara itu, di kampung halaman, Siti Nurbaya terpaksa harus menikah dengan Datuk Maringgih yang jauh lebih tua darinya untuk melunasi hutang ayahnya. Datuk Maringgih adalah saudagar kaya di kampung halaman Siti Nurbaya, namun memiliki perangai yang kasar.

Mengetahui hal ini, Siti Nurbaya berusaha kabur untuk menyusul Sambul Bahri ke Batavia untuk hidup bersama. Namun persoalan hutang ayahnya dengan Datuk Maringgih membuat Siti Nurbaya terpaksa pulang ke Padang dan kembali ke dalam cengkeraman Datuk Maringgih.

Namun nahas, Siti Nurbaya kemudian tewas diracun oleh orang suruhan Datuk Maringgih. Mengetahui hal ini, Samsul Bahri amat terpukul dan selalu terpikir untuk bunuh diri.

Sepuluh tahun berlalu, Samsul Bahri bertahan hidup tanpa kekasihnya dan hati yang terluka bergabung bersama tentara Belanda. Datuk Maringgih memimpin pemberontakan terhadap pemerintah kolonial Belanda untuk memprotes kenaikan pajak. Dalam pemberontakan ini, Samsul Bahri akhirnya membalas dendam dan membunuh Datuk Maringgih. Namun Samsul Bahri juga terluka parah dan kemudian meninggal. Jasadnya dikuburkan di sebelah makan Siti Nurbaya.

Artikel ini telah dibaca 267 kali

Baca Lainnya