Hukum Pemilu 2019 Politik

Selasa, 14 Mei 2019 - 00:57 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Badan Pengawas Pemilu Beri Rapor Merah Kepada KPU Jawa Tengah

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng memberikan rapor merah untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah.

riaulebihbaik.com, Semarang = Selama dalam pengawasan Bawaslu, ada beberapa kategori penilaian buruk pada KPU Jateng. Diantaranya selama rekapitulasi suara di 35 kabupaten/kota pada Pemilu 2019 terdapat banyak perhitungan suara bermasalah.

“Jadi sudah kami berikan catatan yang dinilai buruk untuk nantinya segera dilakukan evaluasi,” kata Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Jateng, Anik Sholihatun saat dikonfirmasi Kantor Berita Antara, Senin (13/5).

“Seharusnya masalah data yang tidak sesuai perlu diulang dan diselesaikan tingkat kabupaten. Justru masalah tersebut diselesaikan di tingkat Provinsi. Ini sudah menghambat waktu, seperti daerah yang bermasalah terjadi di Brebes, Sukoharjo, Kota Semarang, dan Wonogiri,” ungkapnya.

Selama masa rekapitulasi suara, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi, ada beberapa kesalahan yang kerap dilakukan petugas KPU di daerah. Contohnya, tidak cermat dalam mencatat hasil rekapitulasi, tidak menindaklanjuti saran petugas Bawaslu, tidak tertib administrasi, hingga tidak siap dalam membaca rekapitulasi maupun menjawab pertanyaan saksi partai politik.

“Kalau teman-teman memperhatikan saat rekapitulasi di KPU Jateng kemarin, ada beberapa kabupaten kota yang perhitungannya tersendat paling lama. Itu ya masuk kategori penilain buruk, selain itu setiap proses pencoblosan proses kejadian tidak ada catatan di DC 2,” jelas Anik.

Anggota Divisi Hukum KPU Jateng, Muslim Aisah tidak menampik mendapatkan catatan merah dari Bawaslu. Tapi dia melihat catatan itu bentuk apresiasi dari Bawaslu Jateng. Disinggung adanya koreksi saat rekapitulasi suara, dia menyebut hal itu hanya catatan kejadian.

“Bawaslu mengapresiasi kinerja KPU Batang, Banjarnegara, dan Purbalingga. Diapresiasi karena seluruh kejadian, saran-saran, perbaikan, dari anggota Bawaslu dan saksi dicatat dalam DB2 tertib administrasi, kata Muslim saat ditemui di KPU Jateng.

Editor : Ricky Faisal

Artikel ini telah dibaca 380 kali

Baca Lainnya